Sale!

BEYOND DIAGNOSIS: KETIKA KEPUTUSAN HARUS DIBUAT DI TENGAH KETERBATASAN

Original price was: Rp100.000.Current price is: Rp94.000.

Penulis :
Ardi Pramono

ISBN : –

Jumlah Hlm : x + 160
Ukuran : 15 x23 Unesco

Kertas : Bookpaper
Tahun Terbit : 2026
Editor : –

SINOPSIS

MENGAPA ANDA HARUS MEMBACA BUKU INI? Pernahkah Dokter meleset mengambil keputusan klinis di ICU atau IGD pada jam tiga dini hari, hanya karena Anda terlalu lelah untuk berpikir jernih? Pendidikan kedokteran melatih kita dengan luar biasa untuk menguasai patofisiologi seluler, menghafal dosis obat, dan mengeksekusi prosedur invasif. Namun, ada satu organ paling krusial penentu hidup-mati pasien di samping tempat tidur yang hampir tidak pernah dibedah dalam kurikulum: isi kepala Dokter sendiri. Buku ini hadir bukan untuk menguji ilmu kedokteran Anda, melainkan sebagai sebuah gugatan kognitif di balik seragam putih Anda. Di dalam ruang kritis yang bising oleh luapan data monitor, kejenuhan mental (ego depletion) di shift malam diam-diam melumpuhkan sirkuit analitis Anda, memaksa otak mengambil jalan pintas mental (bias kognitif) yang fatal. Sekali Anda terpaku pada asumsi awal kardiak atas pasien lansia yang mengeluhkan nyeri dada, filter konfirmasi di dalam kepala akan membutakan Anda terhadap bencana asli yang sedang terjadi di intraabdomen—seperti kasus peritonitis perforasi gaster masif yang terselubung. Buku ini adalah panduan taktis transisi dari Data-Driven Medicine menuju Decision-Oriented Medicine. Sebuah kompas untuk melatih kejernihan berpikir Anda. Temukan kapan Anda harus memercayai intuisi sedetik yang telah ditempa ribuan jam kerja, kapan harus mengeremnya demi evaluasi kritis, dan bagaimana memiliki kerendahan hati intelektual (epistemic humility) untuk memutus rantai penyesalan futil atas takdir biologis pasien yang berada di luar kendali kemanusiaan. Bacalah demi ketajaman pikiran Anda, dan demi keselamatan tertinggi pasien Anda.

Daftar Isi

Kata Pengantar ……………………………………………………………………………..v
Daftar Isi ………………………………………………………………………………………vii
Mukaddimah …………………………………………………………………………………1
BAGIAN I — ARSITEKTUR PIKIRAN DAN BATAS
INTUISI ……………………………………………………………………………….3
BAB 1
Decision-Oriented Medicine ………………………………………………………4
Ketika Data Saja Tidak Cukup
A. Ledakan Data dan Kelumpuhan Kognitif di Ruang Kritis …7
B. Dari Data-Oriented menuju Decision-Oriented Medicine …11
C. Mengubah Data Menjadi Keputusan Taktis …………………….15
BAB 2
Sistem 1 dan Sistem 2 di Samping Tempat Tidur Pasien ….19
Pertarungan Antara Kecepatan dan Analisis
A. Sistem 1: Berpikir Cepat dalam Situasi Darurat ……………22
B. Sistem 2: Analisis Rasional di Tengah Tekanan Waktu ..26
C. Ego Depletion dan Runtuhnya Kapasitas Kognitif …………30
BAB 3
Arsitektur Intuisi Ahli ………………………………………………………………35
Thin-Slicing dan Batas Berpikir Sedetik
A. Thin-Slicing dan Pengenalan Pola Klinis …………………………37
B. Aturan 10.000 Jam dalam Pembentukan Intuisi Pakar ..40
C. Kalibrasi Intuisi melalui Higiene Kognitif ……………………….44
BAGIAN II — ANATOMI KESALAHAN BERPIKIR
DI LINI DEPAN …………………………………………………………………49
BAB 4
Bias Kognitif di Ruang Gawat Darurat ………………………………….50
Ketika Pikiran Terkunci pada Diagnosis Pertama
A. Anchoring Bias dan Keterpakuan Diagnosis …………………..52
B. Confirmation Bias dalam Sintesis Klinis ………………………….56
C. Availability Bias dan Distorsi Pengalaman
Klinis ……………………………………………………………………………………….60
BAB 5
Noise dan Variabilitas Keputusan Klinis ………………………………65
Mengapa Pasien yang Sama Mendapatkan Dua Keputusan
Berbeda
A. System Noise dalam Praktik Perawatan Kritis ……………….67
B. Occasion noise akibat Kelelahan dan Tekanan
Emosional ………………………………………………………………………………70
C. Menekan Variabilitas melalui Standardisasi
Keputusan ………………………………………………………………………………75
BAB 6
Loss aversion dan Medis Futil ………………………………………………..80
Ketakutan Kehilangan di Batas Akhir Kehidupan
A. Psikologi Loss aversion pada Tim Medis ………………………….82
B. Sunk Cost Fallacy dan Intervensi yang Terus
Dipaksakan …………………………………………………………………………….86
C. Menjaga Martabat Pasien di Fase Akhir
Kehidupan ……………………………………………………………………………..90
BAGIAN III — ARSITEKTUR PILIHAN DAN JARING
PENGAMAN DIGITAL ………………………………………………………95
BAB 7
Arsitektur Pilihan di Meja Resusitasi ……………………………………96
Mendesain Lingkungan yang Membantu Dokter Berpikir
Jernih
A. Nudge dan Desain Keselamatan Klinis …………………………….98
B. Crisis Checklist sebagai Penopang Kognitif ……………………102
C. Habit Loop dan Pembentukan Rutinitas Aman ……………106
BAB 8
Decision-Oriented Care (DOC) ……………………………………………..111
Mengubah Rumah Sakit dari Pengumpul Data Menjadi
Pengambil Keputusan
A. Kompresi Data Kontekstual di Ruang Kritis …………………113
B. Deklarasi Tujuan Keputusan Klinis ………………………………..117
C. Risk projection dan Jendela Evaluasi Tindakan ……………121
BAB 9
Digital Early Warning System dan AI Klinis ………………………126
Membangun Sistem Deteksi dan Pendamping Keputusan
A. Digital Early Warning System (DEWS) di Bangsal dan ICU .127
B. Artificial Intelligence sebagai Sistem 2 Eksternal ………..131
C. Menyatukan Teknologi dengan Seni Kemanusiaan
Kedokteran …………………………………………………………………………..136
BAGIAN IV — EPISTEMIC HUMILITY DAN KEDAMAIAN
JIWA KLINISI ………………………………………………………………….141
BAB 10
Berdamai dengan Ketidakpastian Klinis …………………………….142
Memisahkan Kualitas Keputusan dari Hasil Akhir
A. Decision quality dan Outcome quality …………………………….143
B. Dikotomi Kendali dalam Praktik Kedokteran Kritis ……147
C. Menjaga Kejernihan Mental Setelah Kehilangan Pasien .151
Daftar Pustaka ………………………………………………………………………….156
Tentang Penulis ……………………………………………………………………….159

- +

Produk Serupa

Shopping Cart
Scroll to Top