Sistem ekonomi disetiap negara berbeda-beda, hal tersebut ditentukan oleh kepemilikan alat produksi. Profesor Robin dalam Muhamad Abdul Manan (1992:19) menyebut ilmu ekonomi sebagai ilmu pengetahuan yang mempelajari perilaku manusia sebagai hubungan antara tujuan dan sarana langka yang memiliki kegunaan-kegunaan alternatif. Istilah Arabnya disebut Mu’amalah maddiyah, yaitu. aturan persatuan dan perkembangan manusia yang memandu hubungan kehidupannya, dan lebih khusus lagi disebut “Iqtishad”, artinya mereka yang mengatur kehidupan manusia seminimal mungkin.
Masalah-masalah ekonomi sebagaiman dalam hadis Nabi Saw yang dikutip dari kitab Al Muwatho menjelaskan bagiannya yaitu berkaitan dengan produksi, distribusi, konsumsi dan sedekah atau pengajaran terkait rencana sosial. Dari pengertian di atas mendefiniskan bahwa ekonomi merupakan pengetahuan tentang kegiatan yang mengatur urusan harta kekayaan yang terdiri dari unsur produksi, distribusi dan konsumsi.
Sistem ekonomi terdiri dari dua kata yaitu sistem dan ekonomi. Sistem adalah sekumpulan elemen yang secara teratur terhubung satu sama lain dan membentuk sistem ekonomi, yang sangat berbeda dengan sistem ekonomi. Sistem ekonomi dibahas sebagai gagasan yang memengaruhi dan dipengaruhi oleh cara hidup tertentu, sedangkan ekonomi adalah ilmu murni yang tidak terkait dengan cara hidup itu. Jika ekonomi adalah sumber daya material, maka sistem ekonomi adalah seperangkat nilai yang dapat menyusun operasi sumber daya material menurut kerangka acuan organisasi tertentu.
Menurut Dumairy (1997), sistem ekonomi adalah sistem yang mengatur dan menjalin hubungan ekonomi antara orang-orang dan lembaga-lembaga dalam tatanan kehidupan. Sistem ekonomi terkait dengan filosofi, kepercayaan, dan gaya hidup orang. Sattar (2018) memberikan definisi bahwa sistem ekonomi adalah sistem yang mengatur dan menjalin hubungan ekonomi antara manusia dan lembaga perantara dalam tatanan kehidupan.
Faktor-faktor yang mempengaruhi sistem perekonomian setiap negara terdiri dari faktor internal yang berkaitan dengan letak geografis, jumlah penduduk, sumber daya alam dan kualitas sumber daya manusia. Faktor eksternal dipengaruhi oleh kondisi politik, sistem administrasi, sosial budaya dan perkembangan teknologi, yang juga merupakan faktor dalam pelaksanaan sistem ekonomi negara. Ada tiga sistem ekonomi di dunia, yaitu sistem ekonomi Islam, sistem ekonomi kapitalis, dan sistem ekonomi sosialis. Ketiga sistem ini memiliki sifat yang berbeda. Ekonomi kapitalis dan sosialis berkembang dalam kurun waktu yang lama, sedangkan sistem ekonomi Islam baru berkembang dalam tiga dekade terakhir, tetapi prinsip-prinsipnya telah ada sejak lahirnya Islam lima belas abad yang lalu.