Sale!

TATA KELOLA HIJAU UNTUK KONSERVASI BERKELANJUTAN: MEMBANGUN KELEMBAGAAN YANG ADAPTIF DAN TANGGUH

Original price was: Rp150.000.Current price is: Rp76.000.

Penulis :
MARGINA FERLAN, S. IP, M. Si
Fahmi Muhammad, M.M.Par
Riau Nurita, M.Par
Reza Mardhiyah Amir, S.P., M.Si

ISBN :

Jumlah Hlm : x + 170
Ukuran : 15,5 x 23 Unesco

Kertas : Bookpaper
Tahun Terbit : 2026
Editor : –

SINOPSIS

Kelestarian alam tidak hanya ditentukan oleh luasnya kawasan yang dilindungi atau banyaknya aturan yang dibuat, tetapi juga oleh kemampuan manusia dan kelembagaan di dalamnya untuk bekerja bersama, belajar dari perubahan, dan mengambil keputusan yang menjaga keseimbangan antara kepentingan ekologis dan kehidupan masyarakat. Tata Kelola Hijau untuk Konservasi Berkelanjutan: Membangun Kelembagaan yang Adaptif dan Tangguh mengajak pembaca memahami bahwa konservasi bukan sekadar persoalan menjaga hutan, tanah, air, dan keanekaragaman hayati, melainkan juga tentang bagaimana tata kelola dibangun agar masyarakat, pemerintah, organisasi, dan berbagai pihak yang berkepentingan mampu menjalankan perannya secara bertanggung jawab. Buku ini menguraikan prinsip tata kelola hijau, partisipasi masyarakat, transparansi, akuntabilitas, kolaborasi, keadilan ekologis, serta pentingnya kelembagaan yang mampu beradaptasi terhadap perubahan lingkungan dan dinamika sosial. Pembahasan kemudian bergerak pada bagaimana kapasitas kelembagaan diperkuat, bagaimana pengetahuan lokal dapat menjadi bagian dari praktik konservasi, bagaimana jaringan dan kemitraan dibangun, serta bagaimana inovasi dapat mendorong pengelolaan sumber daya alam yang lebih efektif dan berkelanjutan. Pengalaman dan hasil kegiatan penguatan kelembagaan turut dihadirkan secara menyatu dalam pembahasan untuk memperlihatkan bagaimana gagasan tata kelola hijau diterapkan dalam kehidupan nyata, bagaimana masyarakat terlibat dalam praktik konservasi, bagaimana kolaborasi berkembang, serta bagaimana perubahan dalam kapasitas dan praktik kelembagaan dapat mendukung kelestarian lingkungan. Dengan bahasa ilmiah yang komunikatif dan dekat dengan persoalan kehidupan masyarakat, buku ini tidak hanya ditujukan bagi mahasiswa, dosen, peneliti, pemerhati lingkungan, dan pengelola konservasi, tetapi juga bagi masyarakat luas yang ingin memahami hubungan antara manusia, kelembagaan, dan keberlanjutan alam.

Daftar Isi
Kata Pengantar ………………………………………………………………………………….. v
Daftar Isi …………………………………………………………………………………………. viii
BAB 1. Memahami Tata Kelola Hijau dan Konservasi
Berkelanjutan ……………………………………………………………………………………. 1
1.1. Perubahan Cara Pandang dalam Mengelola Sumber
Daya Alam …………………………………………………………………………… 1
1.2. Hubungan Lingkungan, Masyarakat, dan
Kelembagaan ………………………………………………………………………. 7
1.3. Prinsip Tata Kelola Hijau dalam Pengelolaan
Lingkungan ………………………………………………………………………. 12
1.4. Konservasi sebagai Bagian dari Pembangunan
Berkelanjutan ………………………………………………………………….. 18
BAB 2. Membangun Tata Kelola yang Berpihak pada
Kelestarian Alam ……………………………………………………………………………. 25
2.1. Transparansi dan Akuntabilitas dalam Pengelolaan
Lingkungan ………………………………………………………………………. 25
2.2. Partisipasi Masyarakat dalam Menjaga Sumber Daya
Alam …………………………………………………………………………………… 30
2.3. Kolaborasi dalam Pengambilan Keputusan
Lingkungan ………………………………………………………………………. 35
2.4. Keadilan Ekologis dalam Pengelolaan Sumber Daya
Alam …………………………………………………………………………………… 40
BAB 3. Kelembagaan sebagai Fondasi Konservasi ………………….. 45
3.1. Peran Kelembagaan dalam Menjaga Kelestarian
Alam …………………………………………………………………………………… 45
3.2. Struktur dan Fungsi Kelembagaan Konservasi …………. 49
3.3. Hubungan Antaraktor dalam Pengelolaan Sumber Daya
Alam …………………………………………………………………………………… 53
3.4. Penguatan Peran Masyarakat dalam Kelembagaan
Konservasi………………………………………………………………………… 57
BAB 4. Membangun Kelembagaan yang Adaptif dan Tangguh 63
4.1. Adaptasi Kelembagaan terhadap Perubahan
Lingkungan ………………………………………………………………………. 64
4.2. Ketangguhan Organisasi dalam Menghadapi Tekanan
Ekologis …………………………………………………………………………….. 68
4.3. Pembelajaran dan Inovasi dalam Pengelolaan
Konservasi………………………………………………………………………… 73
4.4. Fleksibilitas Kelembagaan dalam Menghadapi
Perubahan ………………………………………………………………………… 78
BAB 5. Strategi Pengelolaan Konservasi Berbasis Tata Kelola
Hijau …………………………………………………………………………………………………. 83
5.1. Integrasi Kepentingan Ekologi dan Sosial ………………….. 83
5.2. Pengelolaan Sumber Daya Alam secara Kolaboratif … 88
5.3. Penguatan Kapasitas dan Kemandirian Masyarakat … 93
5.4. Pengembangan Praktik Konservasi yang
Berkelanjutan ………………………………………………………………….. 98
BAB 6. Membangun Ekosistem Kelembagaan untuk
Konservasi ……………………………………………………………………………………. 104
6.1. Sinergi Pemerintah, Masyarakat, dan Organisasi
Lingkungan ……………………………………………………………………. 104
6.2. Penguatan Jaringan dan Kemitraan Konservasi ……… 108
6.3. Pengetahuan Lokal dalam Mendukung Kelestarian
Alam ………………………………………………………………………………… 113
6.4. Mekanisme Pengawasan dalam Pengelolaan
Konservasi……………………………………………………………………… 117
BAB 7. Penguatan Praktik Tata Kelola Hijau dalam
Konservasi ……………………………………………………………………………………. 122
7.1. Penguatan Kapasitas Kelembagaan dalam Pengelolaan
Lingkungan ……………………………………………………………………. 122
7.2. Partisipasi Masyarakat dalam Praktik Konservasi … 126
7.3. Kolaborasi dan Pembelajaran dalam Pengelolaan
Konservasi……………………………………………………………………… 131
7.4. Inovasi Tata Kelola untuk Memperkuat Kelestarian
Alam ………………………………………………………………………………… 135
BAB 8. Membangun Masa Depan Konservasi melalui
Kelembagaan yang Tangguh ……………………………………………………… 141
8.1. Memperkuat Ketahanan Kelembagaan dalam Jangka
Panjang …………………………………………………………………………… 141
8.2. Memperkuat Ketahanan Kelembagaan dalam Jangka
Panjang …………………………………………………………………………… 145
8.3. Menjaga Kesinambungan Praktik Konservasi ………… 149
8.4. Membangun Kemandirian Masyarakat untuk
Kelestarian Alam ………………………………………………………….. 153
Referensi ……………………………………………………………………………………….. 157
Tentang Penulis …………………………………………………………………………… 165

- +

Produk Serupa

Shopping Cart
Scroll to Top